Beasiswa Kalteng 2027 Berlanjut atau Tidak? Kadisdik: Kita Lihat Kemampuan Keuangan Daerah

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, belum memberikan kepastian terkait keberlanjutan program beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu pada tahun anggaran 2027 mendatang.

Saat ditanya mengenai kelanjutan program tersebut untuk tahun depan, Reza menyatakan bahwa keputusan tersebut masih harus melihat situasi ke depan.

“We will see (lihat saja nanti) lah. Karena kita enggak tau apa yang terjadi di tahun depan. (Melihat) kemampuan keuangan daerah” ujar Reza usai menghadiri acara di Aula Jayang Tingang, Rabu, 12 Agustus 2026 malam.

Meski belum ada kepastian soal anggaran APBD Tahun 2027 mendatang, Reza optimistis terhadap komitmen Gubernur soal pendidikan.

“Saya rasa semangat Pak Gubernur untuk membangun pendidikan sangat luar biasa. Apa pun keadaannya, pasti beliau akan menjadikan prioritas itu pendidikan,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menyatakan kekhawatirannya terkait kecukupan anggaran program beasiswa dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng untuk tahun 2027. Menurut Sugiyarto, proyeksi peningkatan anggaran daerah yang dinilai terlalu minim menjadi alasan utama munculnya kekhawatiran tersebut.

“Justru yang kita pertanyakan itu adalah tahun depan 2027. Ini kan anggaran naiknya cuman sediki,” kata Sugiyarto.

Ia mengkhawatirkan alokasi tersebut tidak mampu mengakomodasi seluruh program prioritas, termasuk program Beasiswa dari . Jika anggaran tidak mencukupi, program tersebut dikhawatirkan terhenti di tengah jalan dan berdampak pada kelangsungan kuliah para penerima.

“Kalau semuanya harus membiayai termasuk beasiswa itu kami khawatir kalau (anggaran) tidak cukup, nanti dia (mahasiswa) malah putus kuliah, itu yang jadi masalah. Jangan sampai seperti itu, sehingga dinas terkait benar-benar menghitung. Jadi jangan hanya membiayai semester 1 dan 2, lalu semester 3 dan 4-nya libur, nah ini kan jadi masalah,” tuturnya.

Meski demikian, Sugiyarto menyebutkan bahwa anggaran tersebut masih bersifat dinamis karena proses pembahasan anggaran masih berjalan di DPRD.

“Tapi nanti akan kita pastikan karena kita masih bahas KUA- PPAS 2027, ini kan sementara tapi pada saat pencermatan akan kita akan inikan (dalami). Tapi paling tidak kita menyampaikan supaya itu (diakomodasi) karena itu merupakan janji Pak Gubernur, ya harus tercoveer di 2027,” imbuhnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Di Hadapan Menag RI, Gubernur Kalteng: Pendidikan Adalah Pilar Utama Kami
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!