PALANGKA RAYA – Antrean kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya dilaporkan terus mengular dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran legislatif Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, menyatakan bahwa pihak legislatif belum merencanakan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau pemanggilan terhadap pihak Pertamina untuk saat ini. Menurutnya, langkah koordinasi awal yang diambil oleh pemerintah daerah dinilai sudah berjalan.
“Saya pikir untuk sementara kemarin sudah cukup. Pak Gubernur juga sudah memberikan atensi terhadap persoalan ini,” ujarnya, Minggu, 16 Agustus 2026.
Ia berharap intervensi dan perhatian dari pemerintah provinsi dapat segera mengurai kendala yang terjadi pada jalur distribusi logistik BBM tersebut. Dengan begitu, kondisi di lapangan diharapkan bisa kembali normal dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan persoalan distribusi tersebut bisa segera ditanggulangi dengan cepat, sehingga kondisi di lapangan kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” pungkasnya.
(Syauqi)











