NANGA BULIK – Meskipun dalam kondisi pasca pandemi, dan keterbatasan anggaran untuk mencapai target pembangunan daerah, namun pada tahun 2022 lalu kabupaten Lamandau mampu menorehkan prestasi dan meraih beberapa penghargaan.
Hal ini disampaikan Bupati Lamandau H Hendra Lesmana saat menyampaikan Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) TA 2022 pekan lalu.
Setidaknya ada tujuh hal yang disampaikan oleh Bupati dihadapan para anggota DPRD Lamandau tersebut. Yang pertama adalah predikat WTP ( wajar tanpa pengecualian)Â atas laporan penyelenggaraan pengelolaan keuangan pemerintah daerah tahun 2022 dari BPK RI untuk yang ke 9 kalinya.
Opini WTP dari BPK merupakan indikator penilaian riil dan akuntabel terhadap keberhasilan pengelolaan keuangan negara yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
“Yang kedua kita mendapatkan penghargaan Manggala karya kencana dari BKKBN sebagai apresiasi pelaksanaan program bangga kencana dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk dan menurunkan angka stunting di kabupaten Lamandau,” ucap Hendra. Selasa, 4 April 2023.
Selanjutnya yang ketiga penghargaan dari museum rekor Indonesia/ MURI pada festival Babukung tahun 2022, dan empat penghargaan anugerah keterbukaan informasi badan publik tahun 2022 kategori menuju informatif dari komisi informasi provinsi Kalteng.
“Kita juga dapat penghargaan dari gubernur Kalimantan tengah sebagai peringkat 1 dalam pengelolaan dan tingkat realisasi APBD kategori pemerintah kabupaten/kota se Kalteng, tahun anggaran 2022,” ungkapnya.
Lalu penghargaan dari KPPN Pangkalanbun sebagai pemerintah daerah tercepat pertama dalam pengajuan DAK fisik TA 2022.
Dan terakhir yang cukup membanggakan adalah penghargaan universal health coverage (UHC) award 2023 dari pemerintah pusat sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah kabupaten Lamandau memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat kabupaten Lamandau. (Andre)











