Editor : Maulana Kawit
SAMPIT – Pemerintah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2019 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor kecamatan setempat, diikuti seluruh lurah dan kepala desa serta perwakilan sejumlah satuan kerja perangkat daerah dilingkup Pemerintah Kabupaten Kotim.
“Musrembang ini dapat dijadikan sebagai media interaktif bagi segenap stakeholders kecamatan untuk menetapkan program pembangunan prioritas di Kecamatan Baamang. Ini merupakan komitmen kita bersama untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkualitas, efektif, efesien, transparan dan akuntabel,” ucap Staf Ahli Bidang Pemerintahan, hukum dan Politik, Sutaman, mewakili Bupati Kotim, saat membuka kegiatan, Selasa (15/1/2019).
Selain itu, dirinya menghimbau agar dalam pelaksananaan musrembang tingkat kecamatan, mempunyai konsep musyawarah. Tujuannya untuk memfasilitasi penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya di kecamatan Baamang.
Musrenbang di tingkat Kecamatan Baamang ini tetap mengacu kepada tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah RPJPD dan RPJMD, dimana dalam proses penyusunan dokumen perencanaan, wajib mengikut sertakan seluruh komponen masyarakat yang ada.
“Dalam pelaksanaannya. musrenbang ini juga harus ada keterlibatan masyarakat didalamnya. Sebab konsep musrenbang adalah musyawarah atau partisipatif dan dialogis. Dimana segala aspirasi masyarakat difasilitasi. Selanjutnya disepakati atau diputuskan bersama skala prioritas yang mana yang akan ditetapkan untuk dibawa pada musrenbang tingkat kabupaten,” jelasnya.
Ditempat yang sama Camat Baamang HM Yusransyah mengatakan terdapat sejumlah prioritas usulan, seperti pendidkan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan.
Selain itu usulan prioritas masih berhubungan infrastruktur jalan penghubung antar kelurahan dan desa, pengembangan sektor perikanan dan pariwisata.
“Di kecamatan Baamang ini ada lima kelurahan dan satu desa. Sebelumnya telah dilakukan musrenbang di tingkat kelurahan dan desa beberapa waktu lalu. Alhamdulillah ada empat usulan prioritas di bidang infrastruktur yang kembali disampaikan, ternyata pada tahun 2019 ini akan terealisasi dan dikerjakan oleh pemerintah provinsi,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan terima kasih atas berbagai bantuan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah daerah, serta kehadiran anggota DPRD Kotim dari dapil Baamang-Seranau yang senantiasa hadir untuk mendengarkan berbagai gagasan dan usulan saat digelarnya musrenbang tingkat kelurahan dan desa hingga diselenggarakannya musrenbang tingkat kecamatan.
“Dari semua usulan setiap kelompok bidang dibahas dan disusun menjadi prioritas. Selanjutnya akan disampaikan dalam musrenbang kabupaten,” pungkasnya.
(jun/Berita Sampit)












