Editor : Maulana Kawit
SAMPIT – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), bidang akreditasi, Abu Lais berpesan kepada kader PC PMII Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), agar menjaga nama baik organisasi.
“Jaga nama baik PMII, kita dilihat bukan dari kegiatan saja. Tetapi juga dari perilaku dan etikad kita oleh senior, pemerintah dan masyarakat umumnya,” pesan Abu Lais, belum lama ini.
Menurut Abu Lais yang juga putra daerah Kalimantan Selatan, Banjarmasin yang mendapatkan kepercayaan di PB PMII itu. Selian menjaga nama baik, perilaku dan etikad yang baik, sebagai warga pergerakan juga harus bisa menjadi garda terdepan dalam pembangunan suatu daerah.
“Kita sebagai penerus warga pergerakan harus bisa mencontoh apa yang telah dilakukan oleh senior kita yang pertama kali menjabat sebagai Ketua PB PMII Mahbub Junaidi selama tiga periode, yaitu periode tahun 1960 –1961,” katanya.
Dirinya menerangkan, kenapa harus mencontohi Mahbub Junaidi. Karena dimasa kepemimpinannya ia mampu membawa seluruh kader-kadernya menjadi garda terdepan memberikan kritik dan saran kepada pemerintah.
“Pemerintah itu perlu kritik dan saran, tapi kritik dan saran yang membangun,” ucap Abu Lais.
(im/beritasampit.co.id).












