Editor : Irfan
SAMPIT – Warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mengeluhkan air PDAM yang kerap kali berwarna coklat (keruh pekat) sejak beberapa hari terakhir ini hingga dinilai tidak layak untuk digunakan.
“Sudah terlalu sering air PDAM ini warnya kayak gini (coklat), harusnya warnanya bening ini malah sama dengan warna air sumur bor,” ujar Eka, warga Jalan H Imbran, Jumat (25/1/2019).
Dia berharap agar pihak PDAM bisa segera mengatasi masalah kualitas air PDAM yang mana tidak berani digunakan untuk kepentingan mencuci pakaian dan keperluan sehari-hari masyarakat tersebut.
“Kami minta PDAM bertanggung jawab kami sudah bayar tiap bulan masa airnya kotor seperti itu,” kata Eka.
Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Kotim M Shaleh meminta agar pihak PDAM segera menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut, mengingat pentingnya kualitas air yang disalurkan ke masyarakat supaya jangan sampai merugikan masyarakat.
“DPRD Kotim setiap tahun sudah memberikan anggaran kepada PDAM supaya pelayanan mereka membaik kepada masyarakat Kotim guna kesediaan air bersih di Kota Sampit ini. Sejak tahun 2015 kami selalu kasih anggaran buat PDAM biar pelayanan mereka baik jadi tolong kualitas air juga diperhatikan,” tutupnya.
(drm/beritasampit.co.id)











