Editor : Maulana Kawit
SAMPIT – Pemilik Barak (red-kontrakan) tempat kediaman para terduga pelaku kejahatan Gendam (Hipnotis), berinisial NI menyebutkan bahwa salah satu dari pelaku yang mengontrak barakan miliknya mengaku bahwa mereka bekerja sebagai karyawan kontraktor.
NI setempat tidak percaya bahwa penghuni barak kamar paling ujung (red-No,10), itu terlibat kasus kejahatan. Walau selama mendiami kamar barak No 10 itu mereka jarang berkomunikasi, namun tidak ada keanehan dari kepribadian para pelaku.
“Saya kaget tadi ada dihubungi oleh polisi yang memberitahukan bahwa penyewa salah satu kamar barak saya ditangkap karena diduga terlibat kejahatan. Bahkan selama mengontrak tidak ada keanehan, mereka bayar sewa barak pun selalu lebih awal tidak pernah telat dari tanggal yang saya tetapkan,” ucap pemilik barak yang meminta namanya diinisialkan itu.
(im/beritasampit.co.id).












