Editor : Maulana Kawit
SUKAMARA – Seorang anak di Desa Karta Mulya Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara menjadi anak durhaka kepada ayahnya. Pasalnya hanya karena ditegur untuk tidak menghirup lem dan Pertamax sang anak yang bernama Soni (19) nyaris menebas ayahnya sendiri dengan sebilah parang.
Kapolsek Sukamara, IPTU Kemas Abdul Rozie mengatakan kejadian bermula pada Kamis (7/2/2019) sekira pukul 12.00 WIB terjadi cek cok antara tersangka Soni dengan Jahun (36) yang merupakan ayah kandungnya. Cek cok tersebut pecah lantaran tersangka tidak terima ditegur ayahnya.
“Ayahnya menegur tersangka (red.) ini karena sering ngelem dan juga menghirup Pertamax, tapi tersangka marah dan terjadi cek cok,” terang Kemas, Jumat (8/2/2019).
Saat cek cok tersebut, lanjut Kemas tersangka emosi mengambil sebilah parang untuk menebas ayahnya, merasa terancam Jahun langsung melarikan ke Polsek Sukamara untuk meminta bantuan.
“Mendapat laporan tersebut anggota langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka serta barang bukti sebilah parang yang dibuang didepan rumah Kakek tersangka,” jelas Kemas.
(enn/beritasampit.co.id)












