Ternyata, Matinya Buaya di Sungai Seranggas Gara-gara Ini?

Editor: Irfan

SAMPIT – Kematian buaya di Sungai Seranggas akibat mematok umpan yang dipasang oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, Kabupaten Timur (Kotim).

“Penyebab kematian buaya di Sungai Seranggas akibat mematok pancingan yang kami pasang, umpan yang kami pasang adalah bebek,” ungkap Kepala BKSDA Pos Sampit Muriansyah, melalui via WhatsApp, Minggu (24/2/2019).

Dijelaskan Muriansyah, tekhnik pancing yang mereka pasang tersebut cukup beresiko tinggi untuk menyebabkan hewan yang mematoknya seperti buaya bisa langsung meninggal.

“Jika ada hewan atau seperti buaya yang mematok umpan yang kami pasang harus langsung diamankan. Jika tidak akan menyebabkan kematian bagi hewan itu, apalagi buaya ini menurut keterangan dari Ketua RT Pak Aini sempat berontak ingin melepaskan diri,” jelas Muriansyah.

Buaya yang menyambar pancingan tersebut diketahui hanya berjarak 15 meter dari lokasi terjadinya penyambaran buaya terhadap salah satu warga di Dusun Seranggas atas nama Julhaidir. Akan tetapi tidak bisa dipastikan apakah buaya yang mati itu merupakan buaya yang menyebabkan tangan kiri Julhaidir sampai putung.

“Lokasi nya berjarak 15 meter dari tempat kejadian penyerangan terhadap korban Julhaidir, tapi kita tidak tahu apakah buaya yang diperkirakan berusia 13 ini yang menyerang pak Julhaidir beberapa waktu yang lalu,” tambah Muriansyah.

(im/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Lima Hari Digelar, FBGB Berakhir
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!