KUALA KAPUAS – Pengurus dan anggota Forum Pemuda Dayak Kalimantan Tengah (Fordayak-KT) Kabupaten Kapuas Periode 2018 – 2022 resmi dilantik oleh Ketua Fordayak-KT Provinsi Kalteng Bambang Irawan, Rabu (6/3/2019).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Lawang Kameloh, Kota Kuala Kapuas ditandai dengan penerimaan benda petaka oleh Ketua Fordayak-KT Kapuas yang baru, Primantir Dj P Dewel.
Turut hadir Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Kapuas, Vitrianson, Forkopimda, Ketua DAD Kapuas, Damang/Mantir, Perkumpulan Silat Dayak Kalimantan Tengah (PSDKT), tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Vitrianson dalam sambutannya menyampaikan terkait tentang bagaimana pemuda/pemudi Dayak khususnya di Kapuas agar bisa berkreasi membangun potensi. Ia mengajak pemuda Dayak di Kapuas untuk membangun karakter yang memiliki ciri khas serta membuat produk yang dapat diunggulkan dengan cara bekerja bersama-sama.
“Mari menggandeng dinas atau UPTD untuk menggali dan mengelola sumber daya atau potensi kita di Kabupaten Kapuas, salah satunya di Perindagkop yaitu bagaimana produk kita bisa dijalankan dengan baik dan kerajinan Dayak dapat dijual di tempat-tempat mall maupun di minimarket,” ucapnya.
Kemudian Vitrianson juga mendorong agar pemuda Dayak dapat memperkenalkan produk masyarakat asli Dayak seperti kuliner dan kerajinan tangan agar terciptanya produk unggul dan mandiri.
Pada kesempatan itu, Tokoh Wanita Inspirasi Dayak Kabupaten Kapuas Ary Egahni menyampaikan sebagai kaum muda agar selalu bersemangat dalam mewarnai dan mengisi pembangunan di Kapuas.
“Untuk membuktikan memperjuangan NKRI di era milenial ini, bagaimana kita secara bersama-sama, bahu-membahu menjadi salah satu organisasi mitra pemerintah. Pemerintah Kabupaten Kapuas tentu tidak dapat membangun dengan baik tanpa dukungan semua pihak termasuk Forum Pemuda Dayak yang dilantik ini,” ucapnya.
Istri Bupati Kapuas ini berharap agar Fordayak-KT Kapuas dapat berperan serta dan ambil bagian dalam mengelorakan semangat persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu ia menekankan untuk selalu menjaga kedamaian di Kabupaten Kapuas.
“Saya yakin dan percaya pemuda-pemudi Dayak Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Kapuas agar menjadi agen keberagaman atau agen pluralisme serta memegang filsafah Huma Betang dipahami dengan baik, dianut dengan baik oleh seluruh masyarakat Kalimantan Tengah tidak hanya semboyan dimulut tetapi benar-benar menjadi nafas, roh bagi seluruh kita, bahwa kita adalah bersaudara,” jelas Ary.
Sementara itu, Ketua Fordayak-KT Kabupaten Kapuas Primantir Dj P Dewel menyampaikan organisasi ini didirikan dan dibentuk oleh masyarakat dalam hal ini pemuda-pemudi Dayak ataupun simpatisan yang secara sukarela berdasarkan administrasi, kebutuhan, dan kepentingan kegiatan dan tujuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan demi tercapainya tujuan Negara Republik Indonesia berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila.
“Ini merupakan sebuah gerakan kebersamaan dan menyatukan pandangan, langkah konkrit menjalin kesatuan, juga membentuk karakter ideologi yang utuh. Dengan demikian forum ini digunakan sebagai tempat berkumpul, berdiskusi, berinteraksi satu sama lain menyatukan satu pemikiran dalam mengusung langkah-langkah membentuk jaringan silaturahmi,” imbuhnya.
Adapun tema yang diangkat pada pelantikan tersebut yaitu ‘Mewujudkan generasi pemuda/pemudi Dayak kepemimpinan yang berkarakter, unggul dan mandiri'.
Kegiatan dimeriahkan dengan penampilan Silat dari Perguruan Singa Jambung Silat Kuntau Tinjek Betawi Liar Kuala Kapuas dan penampilan permainan kecapi dan lantunan Karungut oleh Jefri Udan Asai dan Panji.
(irfan/beritasampit.co.id)












