EDITOR: Akhiruddin
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran meminta agar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah, tidak hanya sekedar ceremoni saja.
Hal itu ditegaskan Sugianto dalam sambutannya saat membuka Rakerda DAD Kalteng, di Istana Iseng Mulang, Minggu 10 Maret 2019.
Sugianto berharap dalam Rakerda tersebut, bisa menghasilkan rekomendasi yang bisa membangung Kalteng lebih baik. Menurutnya DAD sangat berperan dalam membangun Kalteng.
Sementara itu Ketua DAD Kalteng, Aguatiar Sabran dalam sambutannya mengatakan keraifan lokal yang berbau adat tidak hanya dilakukan oleh orang tua. Tapi Agustiar berharap pemuda juga turut serta menjaga kelestarian adat Dayak.
“Disinilah seharusnya pemuda sebagai generasi penerus kita, bisa berperan serta dalam melestarikan adat, budaya dan kearifan lokal Suku Dayak. Jangan sampai para Pemuda tidak mengerti dari falsafah Huma Betang dan Belum Bahadat” ucap Agustiar.
Dalam Rakerda DAD kali ini dihadiri
Sekretaris Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis. Selain itu turut hadir pula Bupati Barito Selatan, Edy Raya Samsuri, Bupati Seruyan, Yulhaidir, Bupati Murung Raya, Perdie M. Yoseph, Bupati Barito Timur, Ampera Y. Mebas. (apr/beritasampit.co.id)












