Editor: A Uga Gara
SAMPIT – Satu lagi kebanggaan bagi guru di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengundang seorang guru di kabupaten setempat hadir ke Jakarta.
“Saya dapat kesempatan dari Kemendikbud dilibatkan untuk ikut merumuskan pelaksanaan seleksi Duta Rumah Belajar (DRB) tahun 2019,” ucap Burhannudin, guru SMA IT Almadaniyah Samuda kepada wartawan beritasampit.co.id, Senin (18/3/2019).
Burhannudin merupakan guru pemenang pertama DRB 2018 tingkat Provinsi Kalteng. Pada saat rapat koordinasi (rakor) Kemendikbud RI yang diselenggarakan 2-4 Maret 2019 telah mengundang dua orang juara yakni Kotim dan Sukamara.
“Rakor Kemendikbud diikutii DRB seindonesia. Untuk Kalteng ada dua orang yang mewakili yakni, satu guru dari Sukamara dan satu guru dari Kotim,” ujar Burhannudin.
Hasil rakor, lanjutnya, ada beberapa teknis seleksi DRB yang akan dilaksanakan, Senin 18 Maret 2019. Rinciannya, level 1-2 peserta wajib mendaftar melalui website resmi yakni, simpatik.belajar.kemdikbud.go.id.
Kemudian, sambung Burhannudin, apabila lolos level 1-2 maka lanjut untuk level 3 yakni hanya dicari 30 orang untuk mengikuti tingkat Provinsi Kalteng.
“Pada saat seleksi di tingkat provinsi, peserta yang lolos level 1-2 akan diminta untuk membuat bahan ajar, sosialisasi dan media pembelajaran,” kata Burhannudin.
Meskipun yang diundang 30 guru ke tingkat provinsi. Namun, hanya satu peserta yang dinyatakan mewakili provinsi ke tingkat nasional. “Level 4 inilah siapa yang juara tingkat provinsi akan menjadi duta mewakili ke nasional,” imbuhnya.
Pada saat level 4, tambah Burhannudin, peserta perwakilan provinsi akan diminta untuk sharing pengalaman dengan DRB seluruh indonesia hingga mengikuti seminar nasional.
“Pengukuhan sebagai Duta Rumah Belajar tahun 2019 akan dicari 3 orang terbaik, terkreatif dan terinovatif,” pungkasnya.
(arifin/beritasampit.co.id)












