Editor : Maulana Kawit
SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi mengatakan bahwa secara Agregasi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk Kabupaten Sukamara mengalami peningkatan tiap tahunnya dengan rata-rata ukuran sebesar 65,80 di tahun 2015, meningkat 66,40 di tahun 2016 dan mengalami kenaikan di 2017 sebesar 66,98.
“Adapun target untuk IPM di tahun 2018 adalah 69.00,” ujar Ahmadi, Selasa (19/3/2019).
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan pembangunan yang dilaksanakan telah berupaya menempatkan manusia sebagai titik sentral pembangunan.
Dijelaskannya, kenaikan IPM Kabupaten Sukamara diukur dengan tiga dimensi yaitu indeks kesehatan dengan indikator angka harapan hidup sebesar 71,41 tahun (klasifikasi tinggi).
Lalu indeks pendidikan dengan indikator rata-rata lama sekolah sebesar 7,83 tahun (Klasifikasi sedang) dan angka partisipasi murni (APM) 61,14 tahun (klasifikasi tinggi).
Selain itu, indeks daya beli masyarakat dengan indikator pengeluaran per kapita Rp 3.572.744,10
“Harapan kita Agregasi perhitungan di tahun 2018 yang akan dirilis pada Juli 2019 nanti, IPM Sukamara tetap akan meningkat,” tukas Ahmadi.
(enn/beritasampit.co.id)












