TKN: Kubu Prabowo Bangun Narasi Pemilu 2019 Curang

Editor: A Uga Gara

JAKARTA–Menyadari pasangan capres-cawapres Prabowo – Sandiaga akan kalah di pemilihan presiden 17 April 2019 mendatang maka kubu 02 dinilai terus membangun kesan pemilu curang.

“Framing itu sebagai skenario untuk mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umu,” tutur juru bicara Tim Kampanye (TKN) Jokowi – Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily dalam keterangan yang diterima beritasampit.co.id di Jakarta, Selasa, (2/4/2019).

Menurut Ace, kesan curang itu bahkan dijadikan ancaman oleh Amien Rais untuk menggerakkan people power. Karena hal itu sejak awal kubu Prabowo terus menyebarkan fitnah, hoaks bahwa KPU curang, aparat tidak netral, dan lain-lain.

“Kubu 02 menyebar fitnah seolah penyelenggara pemilu memihak pada salah satu kubu. Mereka juga membangun konstruksi cerita ihwal kertas suara siluman 7 juta tercoblos di kontainer, dan DPT abal-abal,” ungkap politisi Golkar itu.

Lebih lanjut Ace mengatakan, upaya-upaya menebar fitnah sengaja dilakukan oleh Bada Pemenangan (BPN) Karena melihat dari hasil survei menyebut Prabowo Subianto sangat sulit memenangi pilpres 2019.

“Meski mereka terus membangun narasi kecurangan, tapi, sikap Pak Jokowi sudah jelas bahwa pemilu harus disambut dengan riang-gembira dan bermartabat. Jangan sampai untuk kepentingan sesat, justru dilakukan dengan menebar fitnah,” pungkas Ace Hasan Syadzily.

(dis/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Ruang Pelayanan di Disdukcapil Sudah Tidak Memadai
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!