Ratusan GTT Dua Kabupaten ‘Serbu' Gedung Wanita

SAMPIT – Sebanyak 423 Guru Tidak Tetap (GTT) di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik Provinsi (Kalteng) ‘serbu' Kota Sampit. Mereka hadir untuk menerima SK Penugasan yang dipusatkan digedung wanita Sampit.

“Ada dua kabupaten yang dikumpulkan digedung wanita Sampit untuk mengambil SK penugasan yakni Kabupaten Kotim dan ,” ujar Kepala Sub Bagian Penyelenggara Tugas Pembantuan Pendidikan dan Pendidikan Khusus Disdik Kabupaten Kotim, Asyari kepada wartawan beritasampit.co.id, Selasa (23/4/2019).

Jumlah GTT dua kabupaten itu cukup banyak sehingga, gedung wanita Sampit tidak mampu menampung. Bahkan, para GTT itu ada yang menyimak dari luar gedung. Akan tetapi, mereka tetap fokus menyimak apa yang disampaikan pada kegiatan tersebut.

“Masa tugas GTT ini hanya satu tahun. Apabila dianggap selama satu tahun kinerjanya bagus maka kontraknya bisa diperpanjang. Akan tetapi, semua itu diserahkan kepada masing-masing kepala sekolah untuk menilai,” kata mantan kepala sekolah berprestasi mewakili Kalteng 2010 lalu.

Usai menerima SK penugasan dari Disdik Provinsi Kalteng, ratusan GTT yang mayoritas perempuan itu diperkenan pulang ke tempat asal masing-masing.

(arifin/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Bupati Katingan Meminta DPRD Agar 7 Raperda Bisa Dilakukan Penambahan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!