Editor: A Uga Gara
SAMPIT —Identitas korban dan pelaku dalam dugaan kasus tabrak lari di ruas Jalan HM Arsad KM 8, Sampit, Kotawatingin Timur (Kotim) pada Jumat lalu, menewaskan pengendara sepeda motor mulai terungkap, setelah pihak kepolisian setempat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.
Dalam peristiwa lakalantas tersebut melibatkan Truk Tanki CPO yang sebelumnya diduga melarikan diri. Namun dari hasil pemeriksaan Satlantas Polres Kotim, identitas sopir truk diketahui berinisial ISN (39) sedangkan korban pengendara sepeda motor berinisal AS.
“Korban yang meninggal dunia dalam kasus kecelekaan di Km 8 Desa Pelangsian berinisial AS (17) warga Jalan Kembali, gang Muslimin No.15 Kecamatan MB Ketapan,” ucap Kasat Lantas AKP Yudha Setiawan mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Minggu (28/4/2019).
Peristiwa kejadian naas ini, terjadi Pada hari Jum'at (26/4/2019) pukul 17.00 Wib. Korban AS berhadapan dengan mobil tangki CPO merk isuzu warna putih nomor polisi KH 8501 GK.
Diungkapkan Kasat Lantas AKP Yudha Setiawan, mobil tangki CPO yang dikendarai oleh ISN (39), melaju dari arah Samuda menuju Sampit kemudian sesampainya di Jalan HM Arsyad KM 8 datang dari arah Sampit Sepeda Motor Yamaha Jupiter MX warna hitam putih nomor polisi KH 5208 LD yang di kendarai AS.
“Korban berusaha mendahului mobil tangki yang berada di depannya dengan mengambil lajur kanan, dengan waktu bersamaan kecelakaan tidak bisa terhindarkan karena jarak yang sudah dekat. Pengendara sepeda motor terlempar hinga terjatuh di badan jalan beserta sepeda motor yang di kendarainya,” ungkap Yudha Setiawan.
Lanjutnya, akibat dari kecelakaan tersebut AS langsung meninggal dunia dengan mengalami luka lecet di bagian tangan, rusuk bagian kanan mengalami luka memar kemudian Korban di bawa kerumah sakit dr Murjani Sampit untuk mendapatkan Visum.
Seperti diberitakan. sebelumnya, satu lagi nyawa melayang sia-sia di jalan raya, kali ini nyawa seorang pria yang belum diketahui identitasnya melayang setelah diduga ditabrak truk pengangkut camp palm oil (CPO), Jumat (26/4/2019).
Peristiwa ini terjadi di ruas Jalan HM Arsad KM 8, tepatnya sebelumnya pom bensin daerah Pelangsian. Kejadian ini terjadi bertepatan saat berlangsungnya adzan Maghrib dikumandangkan, yakni sekitar pukul 06.00 Wib.
“Korban mengendarai sepeda motor Jupiter MX bernomor polisi KH 5208 LD. Menurut informasi di lapangan korban menjadi korban tabrak lari dari truk CPO,” ungkap petugas PMI Kabupaten Kotawaringin Timur, Sidik saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, Jumat malam.
Diungkapkan Sidik, dirinya belum mengetahui identitas jelas dari korban. Namun saat berada di tempat kejadian perkara korban mengenakan celana panjang warna abu-abu, baju kaos putih serta jaket hitam leres abu-abu dan satu buah dompet warna coklat.
Korban dengan ciri-ciri postur tubuh tinggi, rambut hitam pendek ini mengalami luka yang cukup parah dibagian kepala hingga membuatnya meninggal langsung di tempat kejadian perkara.
“Luka yang cukup parah terjadi di kepalanya, sementara ini jasad korban sudah kami evakuasi ke ruang instalasi kamar jenazah RSUD dr Murjani Sampit,” jelas Sidik.
(im/beritasampit.co.id)












