Kontribusi PAD Masih Jauh dari Harapan

KUALA PEMBUANG – Kontribusi pendapatan asli daerah untuk pembangunan di Kabupaten , dinilai sangat minim, dan masih jauh dari yang diharapkan.
Terhitung hingga triwulan III 2015, kontribusi PAD berkisar 3,39 persen, kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Syamsurijal di Kuala Pembuang, Jumat “Sisanya sebesar 96,61 persen, kita masih tergantung pada transfer dana perimbangan atau dana bagi hasil dari pemerintah provinsi dan pusat,” katanya.
Ia menjelaskan, dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2015 sebesar Rp801 miliar, target PAD hanya menyumbang sebesar Rp27,2 miliar yang sampai Juli ini baru mencapai 78,07 persen atau Rp21,2 miliar.
“Rendahnya kontribusi PAD harus menjadi perhatian khusus bagi Pemkab , sebab rendahnya kontribusi PAD menjadi gambaran kalau belum benar-benar mandiri dalam membiayai pembangunan di daerahnya,” katanya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan realisasi pendapatan daerah sudah mencapai 58,50 persen atau Rp469 miliar dari target sebesar Rp801.9 miliar.
“Saya mengharapkan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bekerja lebih baik lagi, khususnya 17 SKPD yang realisasinya masih kurang memadai untuk memacu penerimaan PAD secara optimal sesuai target yang menjadi tanggung jawab masing-masing,” katanya.
Dalam proyeksi penerimaan PAD mendatang seluruh SKPD harus terlibat dalam proses perencanaan, sehingga target pendapatan daerah yang akan dituangkan dalam APBD tidak semata-mata muncul dari keinginan sepihak.
“SKPD harus terlibat agar target yang ada tidak hanya menjadi keinginan Dinas Pendapatan Daerah sebagai koordinator bidang pendapatan daerah, akan tetapi juga merupakan rencana target yang benar-benar dibahas dan menjadi komitmen bersama,” katanya.(ant/280815/beritasampit.com)

baca juga ...  Ini Pengakuan Andri Bibir, Perusuh yang Dikabarkan Tewas Setelah Dipukuli Oknum Brimob
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!