KASONGAN – Menjelang malam tahun baru 2019, salah satu rumah warga di desa Mendawai, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan hangus terbakar, pada Senin (31/12/2018) sekira pukul 11.00 Wib malam kemarin.
Rumah terbakar yang terbuat dari kayu tersebut, milik Gino Rianto warga jalan Bandar Kasim RT 05 RW 02, Desa Mendawai, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan.
Informasi yang didapat dari warga Desa Mendawai setempat, Darniansyah menerangkan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh Rudi yang juga masyarakat setempat.
Dirinya menceritakan berawal ketika cahaya merah membumbung tinggi, Ia berlari mencari sumber cahaya ternyata rumah milik Gino Rianto terbakar.
Sontak dia (Rudi ) berteriak minta tolong dan bertemu Iwan salah satu warga yang berada disekitar kejadian sedang mencari ikan. Lalu keduanya ini berusaha mendobrak pintu sambil bertetiak minta tolong kepada warga setempat.
Tidak lama datang Udin (adik ipar Gino Rianto) yang langsung menerobos masuk, karena keponakannya bernama Baim Khairi (7 tahun) dan Fasha (5 tahun) masih berada dalam kamar dalam keadaan tertidur.
Ketika tidak mendapati keponakannya di dua kamar, Udin menerobos ke kamar belakang. Sedangkan kobaran api mulai membesar dan kepulan asap memenuhi ruangan.
Beruntung keponakannya yang masih tertidur selamat, meskipun api mulai merayap di kasur.
“Melihat kejadian itu, Udin langsung menyeret kedua keponakannya keluar kamar dan berhasil diselamatkan. Ketika sampai di luar warga sudah banyak berdatangan yang kebetulan warga sedang menyaksikan musik di pelabuhan menyambut tahun baru,” terang Darniansyah.
Warga sekitar membantu memadamkan dengan menggunakan mesin alkon yang ada di resort Taman Nasional yang bersebelahan dengan rumah yang terbakar.
“Pada saat yang bersamaan Polsek Mendawai juga mengerahkan alat pemadaman yang ada Polsek. Sekitar 1,5 jam api berhasil dipadamkan. Untuk kerugian diperkirakan 150 juta,” pungkasnya.
(ar/beritasampit.co.id)
EDITOR : MAULANA KAWIT












