Editor: Irfan
KUBU RAYA – Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti berhasil mengamankan 185 ikat rotan ilegal, yang direncanakan akan diselundupkan ke Malaysia, belum lama ini.
Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe SSos mengatakan, berdasarkan laporan dari Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS Mayor Inf Dwi Agung Prihanto bahwa penggagalan penyelundupan rotan tersebut bermula dari adanya perintah untuk melaksanakan patroli dari Dan SSK II Lettu Inf Oki Abri Maestro kepada Danpos KM 28 Sertu Kurniawan pada, Sabtu (23/2/2019) lalu.
Pada saat melaksanakan patroli itu, anggota Pos KM 28 menemukan sesuatu yang mencurigakan di blok 31 Desa Semunying Jaya berupa tumpukan yang tinggi dan ditutupi oleh terpal.
Setelah dilakukan pengecekan ditemukan bahwa tumpukan di dalam terpal tersebut adalah rotan.
“Dari hasil pengembangan di lokasi diketahui rotan tersebut milik Bapak Siregar yang dititipkan di depan rumah Bapak Agus warga Desa Semunying. Barang bukti rotan tersebut dibawa dari wilayah Kalimantan Tengah, yang rencananya akan diselundupkan ke Malaysia,” ujarnya dalam rilis yang diterima beritasampit.co.id, Selasa (26/2/2019).
Lanjut Aulia, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak bea cukai rotan tersebut diketahui sebanyak 6 truk dengan berat kurang lebih 20 ton. Saat ini barang bukti Rotan telah diamankan di gudang PLBN Aruk.
“Atas upaya penyelundupan ini, negara mengalami kerugian kurang lebih 1 Milyar dari hasil Rotan ilegal ini, ujar Kapendam XII/Tpr ini.
Tambah dia, selain berhasil menggagalkan penyelundupan rotan, Satgas Pamtas Yonif 643/WNS pada, Minggu (24/2/2019) lalu juga berhasil menggagalkan calon TKI Ilegal yang akan masuk ke Malaysia melewati jalur tikus atau jalur tidak resmi.

“Sebanyak 6 TKI Ilegal berhasil diamankan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS di perlintasan Pos Balai Karangan, yang diketahui mereka berasal dari Banten dan Indramayu,” terang Aulia.
Atas nama Kodam XII/Tpr, sambungnya, sangat mengapresiasi atas keberhasilan Satgas Pamtas dalam mencegah kegiatan ilegal di wilayah perbatasan.
“Kita semua berharap agar prestasi tersebut dapat lebih ditingkatkan lagi serta diikuti oleh Satgas Pamtas yang lain,” pungkas Kapendam XII/Tpr ini.
(Kodam XII/Tpr for Beritasampit.co.id)












