Editor: Irfan
KASONGAN – Komite Olahrga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Katingan pada tahun 2019 hanya mendapat dana hibah sebesar Rp1,5 Miliar. Nilai anggaran itu dinilai masih kurang, karena dana yang diajukan sebesar Rp. 4,9 Miliar.
Demikian dikatakan Ketua KONI Katingan Suparto SSos saat memimpin pelaksananaan rapat anggota tahunan di Aula Kantor Bepellitbang Katingan, Senin (11/3/2019).
Menurutnya, kenapa bisa dikatakan kurang, pasalnya anggota KONI ada sebanyak 34 cabang olahraga dan ditambah lagi 13 koordinator olahraga kecamatan tentunya harus disokong dengan anggaran juga.
“Sedangkan pada tahun sebelumnya, KONI masih ada silpa anggaran sebesar Rp1 Miliar lebih, ditambah Rp2 Miliar untuk Porprov Kalteng di Muara Teweh. Kemudian ditambah Rp1 Miliar, sehingga pada tahun 2018 ada lalu data KONI sebesar Rp4 Miliar lebih,” terang Suparto.
Dengan begitu, KONI sudah melakukan usulan penambahan anggaran dana untuk tahun 2019. Usulan penambahan itu guna mengahadapi kegiatan Pra PON di Papua dengan beberapa cabang olahraga unggulan.
“Namun hingga saat ini masih menunggu petunjuk dari KONI Provinsi Kalteng, cabor apa saja yang diikutkan dalam Pra PON nantinya. Kita sudah mengusulkan penambahan anggaran untuk tahun 2019, sudah disposisi bupati dan tergantung tim anggaran,” ucapnya.
“Kemudian, jangan sampai akhir tahun penerima dana anggota KONI nantinya ada yang tersangkut masalah hukum, karena salah adminitrasi,” tambah Suparto.
(ar/beritasampit.co.id)












