Penerima PKH di Gumas Turun, Tapi Warga Miskin Malah Bertambah?

Editor : Maulana Kawit

KUALA KURUN – Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten , penerima program keluarga harapan (PKH) tahun 2019 berkurang sebanyak 111 orang, namun jumlah penduduk miskin bertambah 159 orang.

Kepala Dinsos , Budhy mengatakan, PKH merupakan salah satu program Kementerian Sosial RI yang bertujuan untuk percepatan pengentasan kemiskinan.

“Pada tahun 2018 lalu, Kabupaten mendapatkan alokasi PKH sebanyak 1.174 orang. Namun berdasarkan data terbaru, tahun ini penerima program itu mengalami pengurangan menjadi 1.063 orang,” ungkapnya, Senin (11/3/2019).

Menurutnya, semua penerima PKH itu nantinya bakal dilakukan verifikasi dan validasi (verivali) kembali oleh petugas pendamping PKH di masing-masing kecamatan. Langkah itu sudah dilakukan pada akhir tahun 2018 lalu.

“Dan berdasarkan verivali itu juga ditemukan fakta bahwa jumlah masyarakat miskin di daerah kita bertambah. Mungkin karena ada kelahiran anggota keluarga yang baru,” imbuhnya.

Menurut hasil sensus penduduk tahun 2015 atau disebut basis data terpadu (BDT), penduduk miskin di Kabupaten diketahui sebanyak 4.801 kepala keluarga atau sebanyak 18.292 jiwa.

“Penduduk miskin mengalami kenaikan sebanyak 159 orang atau menjadi 18.449 jiwa. Bertambahnya data jumlah penduduk miskin ini merupakan hasil verivali yang kami lakukan,” sebutnya.

(adn/Beritasampit.co.id)

baca juga ...  Bukan Penggunaan DD dan ADD Desa Semerawut, H Ari Dewar Sebut Pembinaan Tidak Maksimal
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!