Dana BOS SD Belum Cair, Kepala Sekolah “Teriak”

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SD untuk triwulan pertama Januari – Maret hingga sekarang belum ada kabarnya. Alhasil, seluruh sekolah penerima bantuan terpaksa teriak.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Hasien Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang Wates Salem mengatakan, sekolah kesulitan dalam menjalankan program yang sudah dirancang karena BOS belum dicairkan.

“Mudah-mudahan hal ini menjadi perhatian Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotim. Kami selalu bersabar dan menunggu. Mudah-mudahan kesabaran yang selalu menunggu ini jangan terulang lagi pada triwulan kedua dan seterusnya,” ucapnya pada acara sosialisasi program kerja Disdik Kabupaten Kotim di Kecamatan MB Ketapang tahun 2019 bertempat di gedung Wanita Sampit, Selasa (19/3/2019).

Wates menguraikan, ada beberapa dampak yang harus ditanggung oleh sekolah akibat belum dicairkan BOS. Misalnya, kepala sekolah akan mencari pinjaman uang untuk menutupi seluruh biaya operasional sekolah.

Selain itu, membayar gaji honorer yang didanai melalui BOS, menyelenggarakan ujian sekolah, tryout (uji coba) bahkan mengikuti olimpiade baik tingkat Kecamatan maupun Kabupaten.

“Kami berharap pencairan BOS untuk triwulan kedua tidak ada hambatan. Sebab, April mendatang sekolah akan menyelenggarakan ujian untuk kelulusan siswa kelas VI,” ujar Wates mewakili seluruh kepala sekolah dan disambut aplus yang hadir pada kegiatan itu.

Menanggapi keluhan para “oemar bakri” tersebut, Kepala Disdik Kabupaten Kotim Suparmadi melalui Kabid Pembinaan SD Muhammad Yamin menegaskan, laporan BOS sudah disampaikan ke dinas terkait.

“Informasinya masih menunggu tanda tangan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat BOS sudah bisa dicairkan,” kata Yamin usai kegiatan.

Selain itu, mantan Kepala SD Islam Daruttaslim Sampit ini juga menyampaikan bahwa BOS daerah sudah dicairkan mulai sekarang.

baca juga ...  Hujan Buatan Efektif Kurangi Kabut Asap

Yamin berharap seluruh sekolah penerima bantuan tersebut segera mengambil ke bank yang sudah ditunjuk oleh pemerintah.

(arifin/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!