Gangguan Internet, Teknisi Wajib Koordinasi

Editor: A Uga Gara

SAMPIT – Mengantisipasi terjadinya gangguan jaringan internet pada saat pelaksanaan Ujian Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMA, pihak sekolah penyelenggara ujian telah menyiapkan teknisi.

Koordinator Help Desk Kabupaten Kotim Zulfikar Antoni mengatakan, setiap sekolah penyelenggara ujian wajib menyiapkan teknisi.

“Satu ruangan ujian hanya satu teknisi,” ujar Zulfikar kepada wartawan beritasampit.co.id, saat berada di SMAN 1 Cempaga, Kamis (4/4/2019).

Dia menguraikan, tugas teknisi hanya menjaga dan melakukan koordinasi langsung ke Help Desk kabupaten, apabila terjadi gangguan jaringan internet saat ujian akan ditindaklanjuti secepatnya.

“Paling utama teknisi itu sendiri yang melakukan upaya, apabila belum bisa diatasi sendiri maka teknisi bisa langsung koordinasikan melalui grup whatsapp khusus,” ungkapnya.

Di dalam ruangan ujian, lanjut Zulfikar, selain teknisi juga ada proktor. Tugas proktor menyiapkan administrasi dan membagi token.

“Sejak awal dilaksanakan ujian berbasis komputer ada sedikit gangguan teknisi mulai jaringan internet sampai pemadaman listrik. Akan tetapi, semua bisa diatasi sempurna berkat kerja sama baik semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ujian,” tandas.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Cempaga Muhammad Toyeb menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan dua orang teknisi dan dua orang proktor.

“Sejak pertama UNBK di SMAN 1 Cempaga tidak ada gangguan teknis. Mudahan gangguan itu tidak terjadi hingga akhir ujian,” harap mantan guru SMAN 2 Sampit ini.

(arifin/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Kodim 1201/Mph Gelar Pemeriksaan Awal Cata PK
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!