SUKAMARA – Masih belum meratanya penempatan guru di Kabupaten Sukamara, Pemerintah Daerah setempat akan melakukan pemetaan agar penempatan guru merata dan tidak terjadi penumpukan di ibu kota kabupaten.
“Memang kita masih kekurangan gur, namun kita harus lakukan pemetaan dulu,” tegas Ahmadi saat menghadiri kegiatan senam bersama dalam rangka memperingati hari PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) di jalur car free day, Minggu (24/11/2019).
Menurutnya, pemetaan perlu dilakukan untuk melihat kondisi diwilayah yang sangat memerlukan tenaga pendidik.
“Tahun depan 2020 ada pemerimaan CPNS kita sangat kekurangan guru dan tenaga kesehatan, karena itu pemetaan sangat penting untuk melihat kondisi mana yang membutuhkan guru dan tenaga kesehatan,” jelas Ahmadi.
Selain masalah penempatan guru, Ahmadi juga menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukamara sangat konsen dalam peningkatan dunia pendidikan di wilayah tersebut dengan memenuhi anggaran pendidikan sebesar 20 persen.
“Bahwa pendidikan merupakan mandatori dan 20 persen anggaran pendidikan itu sebesar-besarnya untuk pelayanan pendidikan di Sukamara kita penuhi, ” terang Ahmadi.
Pada penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 yang memasukkan beberapa program prioritas didalamnya.
“Yang menjadi prioritas untuk disediakan anggarannya pada APBD tahun anggaran 2020 adalah penyediaan anggaran pendidikan secara konsisten dan berkesinambungan untuk dialokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari belanja daerah,” tukas Ahmadi. (enn/beritasampit.co.id)












