PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Wengga Febri Dwi Tananda, menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Menurutnya, masalah ini telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, termasuk hingga pelosok desa, sehingga memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah dan pusat.
“Kasus penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kotawaringin Timur sudah sangat memprihatinkan. Bahkan sampai ke pelosok desa. Ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” ujar Wengga, Rabu 8 Januari 2025.
Politisi muda dari Partai Gerindra ini menekankan bahwa peredaran narkoba tidak hanya merusak tatanan sosial, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda.
Ia mendukung usulan pembangunan fasilitas kesehatan khusus untuk pasien narkoba di Kotim, sebagaimana diajukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim.
“Pembangunan fasilitas kesehatan untuk menangani pasien narkoba sangat penting. Ini akan memberikan solusi jangka panjang melalui perawatan medis dan rehabilitasi bagi mereka yang terjerat narkoba,” tegas Wengga.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Kalteng, Wengga juga menyoroti pentingnya pencegahan dan rehabilitasi sebagai langkah utama dalam mengatasi masalah narkoba.
Ia menekankan perlunya program-program yang melibatkan masyarakat, keluarga, dan lembaga pendidikan untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
“Jika kita hanya fokus pada penegakan hukum tanpa memperkuat pendidikan dan rehabilitasi, dampaknya akan semakin meluas. Masyarakat, khususnya keluarga dan lembaga pendidikan, harus lebih aktif dalam upaya pencegahan,” tambahnya.
Wengga mendorong pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan lembaga kesehatan dan pihak terkait lainnya untuk merealisasikan pembangunan fasilitas rehabilitasi narkoba.
Ia juga meminta agar anggaran untuk fasilitas tersebut menjadi prioritas dalam penganggaran daerah.
“Kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sangat penting untuk menangani masalah narkoba secara menyeluruh. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin kita bisa menekan angka penyalahgunaan narkoba di Kotawaringin Timur dan membantu mereka yang membutuhkan rehabilitasi untuk pulih,” pungkasnya.
(Sya'ban)












