Kapal Polisi XVIII-2006 Ditpolairud Polda Kalteng Tekankan Penyebrangan Tradisional Utamakan Keselamatan Penumpang

IST/BERITASAMPIT - Anggota Ditpolairud Polda Kalteng saat memantau arus hilir mudik penumpang kelotok.

SAMPIT – Taksi Penyebarangan air menjadi pilihan utama masyarakat bantaran sungai khususnya di wilayah perairan , di mana masyarakat masih menggunakan transportasi air karena akses jalan darat seperti jembatan tidak ada.

Selain melaksanakan patroli untuk menjaga Kamtibmas, personel Ditpoairud Polda Kalteng Bripka Bledug Purbaya dan Briptu Rizki Ardianto melakukan pemeriksaan alat keselamatan kapal Fery penyeberangan tradisional yang beroperasi di Sampit, Kabupaten , Minggu 19 Januari 2025.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kelengkapan alat keselamatan dan kapasitas penumpang yang ada di atas kapal sesuai sertifikat yang dipersyaratkan dan jumlah pelampung yang memadai dalam kapal tersebut.

Direktur Ditpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, mengatakan agar para pemilik kapal Fery untuk memprioritaskan keselamatan para penumpang dengan menyediakan alat keselamatan sesuai dengan kapasitas penumpang serta tidak berlebihan muatan.

Komandan KP XVIII-2006 Aipda Choirul Mahfud juga menambahkan faktor yang sering menjadi kecelakaan di atas air adalah muatan yang berlebihan

“Maka dari itu semua harus sesuai peraturan karena keselamatan menjadi prioritas Utama dan tak bisa ditawar,” tandasnya.(BS-1)

baca juga ...  Personel Ditpolairud Polda Kalteng Ajak Warga Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!