SAMPIT – Guna untuk mendukung implementasi program ketahanan pangan nasional yang masuk dalam program Asta Cita Presiden Republik Indonesia tentang ketahanan Pangan,Polsek Mentaya Hulu Polres Kotawaringin Timur, jajaran Polda Kalteng melaksanakan kegiatan penanaman jagung dengan luas 12,5 Ha yang bertempat di Perkebunan Lahan PT.Agro Karya Prima Lestari,TBSE Estate Tajur Beras Estate) Sinarmas Group),Desa Pemantang Kecamatan Mentaya Hulu.
Lewat kegiatan itu, Kapolsek Mentaya Hulu beserta para undangan juga mengikuti secara virtual kegiatan Launching Penanaman Jagung Serentak 1 juta Hektar oleh Kapolri yang di pusatkan di Kabupaten Subang Jawa Barat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Mentaya Hulu, Danramil 1015-13, Kades se kecamatan Mentaya Hulu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kuala Kuayan, Personil Polsek Mentaya Hulu, Managemen PT. AKPL Tajur beras Estate, Managemen PT. KMA, Managemen PT. TSA Minamas Group, Managemen Tambang PT. Sekti Rahayu Indah, Kepala BPP Kecamatan Mentaya Hulu, Perwakilan Kelompok Tani Kecamatan Mentaya Hulu dan tamu undangan lainnya.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Mentaya Hulu Ipda Nor Ikhsan mengatakan bahwa program ini bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas sektoral dalam mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah hukum Polsek Mentaya Hulu.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektoral yang melibatkan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait demi mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh serta siap mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan Kordinasi dan kolaborasi yang baik, kami yakin hasilnya akan positif bagi masyarakat,” ungkap Ipda Nor Ikhsan.
Ia juga menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Penanaman jagung secara serentak ini bukan hanya simbolis, tetapi juga komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah untuk menjamin ketersediaan pangan yang berkelanjutan,” ungkap Nor Ikhsan.
“Ini juga sebagai salah satu komoditas utama dan diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus memberdayakan masyarakat di sektor pertanian, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju swasembada pangan yang lebih kuat,” pungkas Kapolsek.
Program ini mencerminkan semangat gotong royong bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan pangan global.(im)












