PALANGKA RAYA – Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkuat karakter bangsa, khususnya di kalangan generasi muda.
Kepala Bidang Ketahanan Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kalimantan Tengah (Kalteng), Uria Nanyu Lujen, menegaskan bahwa Paskibraka bukan sekadar pengibaran bendera, tetapi juga wadah pembentukan nilai-nilai kebangsaan.
“Paskibraka bukan hanya soal pengibaran bendera, tetapi lebih dari itu, sebagai wadah untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, semangat perjuangan, serta rasa tanggung jawab kepada tanah air,” ujar Uria, saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tahun 2025 yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Ia menjelaskan bahwa Paskibraka memiliki peran penting dalam menyebarkan nilai-nilai luhur Pancasila serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Penguatan wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila melalui Paskibraka diharapkan dapat menjadikan mereka agen pemersatu bangsa yang mampu menghadapi tantangan masa depan dengan semangat nasionalisme,” tambahnya.
Uria juga menekankan komitmen Badan Kesbangpol Kalteng untuk terus mendukung kegiatan pembentukan Paskibraka di tingkat daerah.
Kehadiran lembaga tersebut dalam rapat koordinasi terkait penguatan Paskibraka menunjukkan upaya serius dalam meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda.
“Pembentukan Paskibraka yang baik akan menciptakan generasi penerus yang lebih siap menghadapi tantangan bangsa, dengan jiwa nasionalisme yang kuat dan tanggung jawab yang tinggi,” pungkasnya.
(Sya'ban)












