PALANGKA RAYA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan peluang bagi para pelaku seni di wilayah tersebut untuk tampil di Panggung Seni Bundaran Besar Palangka Raya.
Acara ini bertujuan tidak hanya sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sebagai langkah untuk melestarikan seni dan budaya lokal.
Melalui akun resmi Instagram @disbudparkalteng, Disbudpar Kalteng mengajak individu maupun komunitas seni untuk berpartisipasi dalam panggung seni ini.
Pendaftaran dibuka secara gratis untuk berbagai kategori seni, seperti musik tradisional dan modern, tari daerah maupun kontemporer, teater atau drama, serta berbagai penampilan kreatif lainnya.
Peserta yang ingin tampil dapat mendaftarkan diri atau tim mereka melalui Direct Message (DM) Instagram @disbudparkalteng.
Namun, penampilan yang diprioritaskan adalah yang mempromosikan budaya lokal dan akan melalui proses seleksi. Jadwal penampilan akan diinformasikan setelah pendaftaran.
Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kalteng, Agung Catur Prabowo, menyebutkan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah berjalan sejak tahun 2024.
“Pak Gubernur tetap ingin memberikan hiburan kepada masyarakat Kalteng, khususnya di Kota Palangka Raya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya kita untuk meramaikan Bundaran Besar sebagai ikon Kota Cantik,” ujar Agung usai membuka Panggung Seni Bundaran Besar, Sabtu 1 Februari 2025 malam.
Menurutnya, selain sebagai hiburan, Panggung Seni juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai seni budaya daerah.
“Kami ingin menghadirkan alternatif hiburan yang tidak hanya sebatas jalan-jalan, tetapi juga memberikan tontonan berkualitas yang memiliki nilai edukasi budaya,” tambahnya.
Disbudpar Kalteng berharap keberadaan Panggung Seni ini juga dapat menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Palangka Raya.
“Ketika wisatawan tahu bahwa ada pentas seni budaya di Bundaran Besar, mereka tentu akan tertarik untuk datang. Ini bisa menjadi daya tarik wisata baru bagi Kota Palangka Raya,” jelas Agung.
Kegiatan ini rencananya akan digelar secara rutin setiap Sabtu malam, menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti tari, musik, dan teater.
Dengan adanya Panggung Seni ini, diharapkan para pelaku seni lokal semakin termotivasi untuk berkarya dan memperkenalkan budaya khas Kalteng kepada masyarakat luas.
(Sya'ban)












