Anggota DPRD Kotim Soroti Aktivitas Malam di Kawasan PJU Nur Mentaya

NARDI/BERITA SAMPIT - Anggota DPRD Kotim, Zainuddin.

SAMPIT – Anggota DPRD Timur (Kotim) Zainuddin menyampaikan jika kawasan wisata Penerangan Jalan Umum (PJU) Nur Mentaya dibiarkan maka dampak negatif yang muncul semakin banyak, terutama terkait penyalahgunaan tempat tersebut untuk kegiatan yang bertentangan dengan norma budaya dan norma agama.

“Belakangan dikeluhkan masyarakat adanya musik keras bernuansa dugem disitu dan diduga menjadi peredaran barang haram maka pemerintah dan aparat harus bertindak,” kata Zainuddin, Senin 3 Februari 2025.

Ia menilai dengan adanya aktivitas malam dengan musik keras yang berlangsung hingga larut malam, sehingga berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kita tidak ingin tempat ini malah menjadi sarana untuk hal-hal negatif, apalagi sampai ada transaksi obat terlarang. Ini tentu harus dicegah,” ujarnya.

Padahal Nur Mentaya dibangun dengan tujuan positif untuk meningkatkan wisata Kotim, sehingga warga luar daerah menjadi tertarik berkunjung, hendanya hal positif seperti itu terus dijaga.

Tentunya masyarakat bersyukur atas keberadaan PJU Nur Mentaya yang memberikan penerangan bagi masyarakat atau pengendara serta menambah keindahan khas Kotim.

“Bahkan dengan bentuknya yang unik dan menarik berhasil viral melalui media sosial se Indonesia, ini yang harusnya dijaga agar sisi positif Nur Mentaya terus terangkat,” ungkapnya.

Zainuddin pun mendorong pemerintah daerah bersama aparat keamanan, seperti kepolisian dan Satpol PP, untuk meningkatkan patroli serta menempatkan petugas di lokasi guna meminimalisir potensi pelanggaran.

Menurutnya, jika dibiarkan tanpa pengawasan, maka penyalahgunaan tempat tersebut akan semakin berkembang. Dan masyarakat harusnya menjauhi kegiatan negatif semacam itu.

“Pada akhirnya, untuk menangkal kegiatan negatif sebenarnya benteng utama adalah diri sendiri. Tapi terkadang benteng itu lemah.

Maka ia menambahkan perlu ada perhatian lebih lanjut, penataan atau imbauan berbentuk tulisan serta patroli rutin agar tempat ini, bahkan adanya anggota yang standby di lokasi agar Nur Mentaya tetap sesuai dengan norma sosial budaya maupun norma agama.

baca juga ...  Dewan Tegas Mendukung Pemberantasan Dugaan Pungli di Pelabuhan Sampit

(nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!