SAMPIT – Santoso sopir truk tangki CPO menceritakan perjalanannya sebelum terjadi peristiwa kecelakaan tunggal itu usai dirinya memuat CPO di PT SKD.
“Truk ini muatan dari PT SKD akan bongkar di PT Sukajadi, saat itu dari arah utara akan ke arah selatan melewati bundaran KB,” sebutnya, Rabu 5 Februari 2025.
Saat itu akan melakukan manuver di tikungan Bundaran KB tiba-tiba kata Sansoto mesinnya mati mendadak sehingga remnya blong dan tidak dapat dikendalikan lagi.
“Saat itu saya pelan saja, lalu tiba-tiba mendadak mesin mati dan tidak terlakan lagi,” bebernya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat arus lalu lintas ramai dan lancar di sekitar lokasi kejadian, Santoso mengaku tidak cedera namun dirinya mengaku syok dan trauma.
Truk yang dikemudikan Santoso sempat menabrak tenant roti bakar, sepeda motor yang parkir, toko pakan ayam dan warung bakso milik Slamet di Jalan HM Arsyad, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Hingga pukul 15.35 WIB, polisi telah tiba di lokasi untuk mengurai kemacetan di Bundaran KB. Proses evakuasi masih terus berlangsung, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Peristiwa itu nyaris mencelakai Slamet, pemilik warung bakso 75, yang saat itu sedang tertidur pulas bersama anak dan istrinya. Beruntung, tembok yang dihantam bagian depan kabin truk tidak sampai menimpa mereka, sehingga sekeluarga dapat segera menyelamatkan diri.
(Jimmy)












