PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah, menyatakan dukungannya terhadap program program medical check-up gratis bagi masyarakat. Program yang diluncurkan pemerintah pusat sejak 1 Februari 2025, dengan anggaran sebesar Rp4,7 triliun ini ditargetkan melayani hingga 200 juta warga Indonesia dalam lima tahun ke depan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta mencegah penyakit sejak dini. Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan program ini diawasi dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
“Saya sangat mendukung medical check-up gratis ini, terutama bagi masyarakat yang berulang tahun. Tapi kita juga harus melihat bagaimana pelaksanaannya nanti, apakah benar-benar berjalan sesuai harapan atau tidak,” ucapnya, Rabu 5 Februari 2025.
Rumah sakit daerah harus menjadi bagian dari pelaksanaan program ini agar daerah juga mendapatkan manfaatnya. Jika layanan hanya terpusat di rumah sakit tertentu, dikhawatirkan masyarakat di daerah terpencil akan mengalami kesulitan dalam mengakses pemeriksaan kesehatan gratis ini.
“Rumah sakit daerah masing-masing harus terlibat dalam pelaksanaannya, supaya mereka juga berperan dan ada peningkatan penghasilan daerah,” tambahnya.
Pemerataan akses layanan kesehatan menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Selain itu berharap pemerintah dapat mengoptimalkan peran rumah sakit milik pemerintah kota sehingga masyarakat di semua wilayah, termasuk yang jauh dari pusat kota, bisa merasakan manfaat dari program medical check-up gratis ini.
“Dengan anggaran yang telah dialokasikan, masyarakat berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan mereka. Pemerintah daerah, rumah sakit, dan seluruh pihak terkait diharapkan bekerja sama untuk memastikan bahwa layanan ini benar-benar berjalan efektif dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat,” ungkapnya.
(yud)












