SAMPIT – Sebuah truk tangki bermuatan CPO dengan nomor polisi KH 8385 FO menabrak beberapa bangunan, termasuk warung bakso, di Bundaran KB, Jalan HM Arsyad. Saat ini, kendaraan tersebut telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Kasat Lantas Polres Kotawaringin Timur, AKP F. Canggih, melalui Kanit Gakkum Ipda Fadly Rachman, menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan truk tangki sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Unitnya kita amankan, untuk korban jiwa sementara tidak ada,” kata Fadly saat dikonfirmasi, Sabtu 8 Februari 2025.
Proses evakuasi berlangsung selama berjam-jam dan baru selesai sekitar pukul 19.30 WIB, dengan total durasi kurang lebih lima jam.
Meski demikian, pihak terkait masih menunggu para korban yang tengah menghitung kerugian material akibat insiden truk yang menabrak mereka.
Seorang pengemudi truk berwarna oranye bernama Santoso diperiksa oleh pihak berwenang setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak beberapa tempat usaha. Truk tersebut menyeruduk sebuah tenant roti bakar, beberapa sepeda motor yang terparkir, toko pakan ayam, dan sebuah warung bakso.
Kejadian ini berlangsung pada Rabu, 5 Februari 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut pengakuan Santoso, ia baru saja memuat minyak kelapa sawit (CPO) dari PT SKD dan dalam perjalanan untuk membongkar muatan di PT Sukajadi. Pihak terkait masih menyelidiki penyebab insiden ini.
Peristiwa kecelakaan tunggal itu sempat menyebabkan kemacetan di sekitar Bundaran KB, Jalan HM Arsyad, Sampit karena jam pulang kerja sehingga arus lalu lintas cukup ramai.
Kejadian itu hampir melukai Slamet pemilik warung bakso 75 karena saat itu mereka sedang tertidur pulas bersama anak dan istrinya.
Beruntungnya tembok yang dihantam bagian depan kabin truk tidak menjatuhi mereka sekeluarga sehingga dengan cepat menyelamatkan diri.
(Jimmy)












