JAKARTA– Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Mukhtarudin mengapresiasi Kementerian ESDM yang telah merealisasikan program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga di 573 titik klaster seluruh wilayah Indonesia sesuai target yang ditetapkan Pemerintah Prabowo Subianto.
Menurut Mukhtarudin, kebijakan program BBM Satu Harga ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam ketahanan energi dengan menyediakan akses energi yang merata dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Ya, tentu kami berharap dengan keberhasilan ini dapat menjadi tonggak penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Mukhtarudin, Senin 17 Februari 2025.
Pertamina, melalui Pertamina Patra Niaga bersama Kementrian ESDM dan BPH Migas berhasil membuka 31 titik baru BBM Satu Harga. Dengan penambahan 31 titik baru tersebut, maka total titik operasional BBM Satu Harga sudah terealisasi menjadi 573 titik yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.
Anggota Komisi XII DPR RI ini pun menilai dengan penerapan satu harga BBM ini, maka seluruh rakyat dapat merasakan keadilan di bidang energi yang telah mencerminkan pasal 33 UUD 1945 dan sila kelima Pancasila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Artinya, langkah ini juga merupakan keinginan Pak Presiden Prabowo sesuai visinya mewujudkan kedaulatan energi” beber Mukhtarudin.
Untuk itu, Mukhtarudin mendorong Kementerian ESDM, BPH Migas, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terus memastikan keberlanjutan suplai BBM di 573 titik tersebut.
“Hal ini saya kira penting agar masyarakat di wilayah kepulauan 3T terdepan, Terluar dan Tertinggal selalu dapat mengakses energi dengan mudah,” pungkas Mukhtarudin.
Sementara, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku pencapaian BBM Satu Harga telah berhasil menunaikan komitmen pemerintah sejak 2017 untuk pemerataan akses energi dengan menyediakan BBM dengan harga yang sama di seluruh pelosok Indonesia dalam hal ini di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
“31 titik BBM Satu Harga telah kita resmikan, dengan demikian maka harga BBM di kota yang notabenenya subsidi itu akan sama dengan harga BBM yang di daerah-daerah sekalipun terpencil,” kata Bahlil.
Ketum Golkar ini bilang penerapan BBM Satu Harga adalah bentuk upaya pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan bakar supaya aktivitas ekonomi bisa jalan.
“Juga perputaran ekonomi bisa terjadi ketersediaan terhadap BBM bisa lancar,” ujar Bahlil.
(adista)












