SAMPIT – Demi mencetak relawan muda yang tangguh dan berjiwa sosial, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Palang Merah Remaja (PMR) di SMAN 1 Cempaga.
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan PMI Kotim dalam membentuk generasi muda yang siap terjun dalam aksi kemanusiaan. Dengan berbagai materi pelatihan, para peserta tidak hanya dibekali keterampilan dasar kepalangmerahan, tetapi juga diperkuat mental dan semangat solidaritasnya.
Kepala Markas PMI Kotim, Muhammad Alexander, yang turut hadir dalam kegiatan ini mengaku bangga melihat antusiasme tinggi dari para siswa.
“Saya cukup bangga dengan antusias para siswa yang telah mengikuti kegiatan PMR tersebut, pasalnya dalam diri mereka sudah ada jiwa sosial sejak dini,” ungkap Muhammad Alexander, Jumat 21 Februari 2025.
Sebanyak 26 siswa relawan Palang Merah Remaja (PMR) dengan antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh PMI Kotim. Dari jumlah tersebut, satu di antaranya adalah laki-laki, sementara 25 lainnya merupakan perempuan. Para relawan ini dikenal aktif dan rutin berpartisipasi dalam berbagai program kemanusiaan yang digelar sebelumnya.
“Dengan jumlah siswa yang mengikuti kegiatan PMR sebanyak dua puluh enam orang ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami, setidaknya masih ada generasi muda yang memiliki jiwa sosial,” bebernya.
Alexander juga menegaskan bahwa kegiatan PMR ini berfokus pada pembinaan dan pengembangan relawan muda. Tujuannya adalah membentuk serta memperkuat karakter kepalangmerahan guna menciptakan generasi yang peduli dan siap membantu sesama.
“Pada intinya tujuan utama dari PMR ini adalah melakukan kegiatan sosial juga membentuk karakter relawan muda,” pungkasnya.
Diketahui, PMI Kotim menggelar Diklat Palang Merah Remaja (PMR) mulai 16 Februari 2025. Kegiatan ini telah menyambangi beberapa sekolah di Kotim dengan tujuan utama membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan di kalangan siswa.
(Sattar)












