SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun untuk berwirausaha agar tetap produktif dan mandiri.
Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Sanggul Lumban Gaol, saat membuka kegiatan pelepasan ASN menjelang purna tugas, sosialisasi ketaspenan, dan pelatihan kewirausahaan, Senin 24 Februari 2025.
“Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi kepada ASN yang telah mengabdi selama bertahun-tahun. Purna tugas bukan berarti purna karya, karena masih banyak hal yang bisa dilakukan setelah pensiun, termasuk berwirausaha,” ujar Sanggul.
Sebanyak 36 ASN yang akan memasuki masa pensiun mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari dua pejabat pengawas, delapan pejabat pelaksana, dan 22 pejabat fungsional.
Melalui pelatihan kewirausahaan ini, Pemkab Kotim berharap para pensiunan dapat memiliki keterampilan baru yang bisa dijadikan sumber penghasilan.
“Kami ingin para ASN yang pensiun tetap mandiri dan sejahtera. Dengan berwirausaha, mereka bisa tetap aktif, berkontribusi untuk masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” tambahnya.
Selain pelatihan kewirausahaan, kegiatan ini juga menghadirkan sosialisasi ketaspenan yang bekerja sama dengan PT Taspen Cabang Palangka Raya dan Bank Mandiri Taspen.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman tentang hak-hak kepegawaian dan manfaat pensiun yang akan diterima oleh para ASN yang memasuki purna tugas.
Pemkab Kotim berharap kegiatan ini dapat memberikan bekal yang bermanfaat bagi para ASN yang akan memasuki masa pensiun sehingga mereka tetap produktif dan bisa menjalani masa pensiun dengan tenang, bahagia, dan penuh syukur. (nardi)












