PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, memimpin rapat bersama Pejabat Eselon II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur, Senin 24 Februari 2025. Rapat ini bertujuan untuk menyusun langkah strategis dalam mengimplementasikan visi dan misi yang telah disampaikan saat kampanye.
Dalam rapat tersebut, Edy Pratowo menekankan pentingnya sinkronisasi pola implementasi program pembangunan, khususnya terkait dengan Program Kartu Huma Betang. Program ini mencakup berbagai bentuk bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat, seperti pembagian kartu tani, beasiswa pendidikan gratis, kartu nelayan, bantuan sembako, pasar murah, serta dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kami berharap bisa segera bekerja untuk melaksanakan program pembangunan tahun 2025. Salah satu pokok bahasan utama kita adalah Kartu Huma Betang, yang merupakan janji kampanye kami. Implementasinya perlu kita sinkronkan agar tepat sasaran,” ucapnya.
Selain itu juga pentingnya pendampingan dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, setiap kebijakan harus dibahas bersama tim pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar regulasi yang diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Setelah retreat, kami akan mendampingi Bapak Agustiar pada tanggal 26, kemudian pada tanggal 27-28 saya akan kembali mengikuti retreat bersama kepala daerah di Magelang. Kebijakan dari retreat ini tentu akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun strategi pembangunan daerah,” tambahnya.
Dengan adanya rapat strategis ini, diharapkan program-program pembangunan yang telah dirancang dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah.
“Diharapkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Sinergi antara program nasional dan daerah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah secara menyeluruh,” ungkapnya. (yud)












