PMI Kotim Suarakan Aspirasi demi Layanan yang Lebih Baik

NARDI/BERITASAMPIT - Jajaran Pengurus PMI Kotim saat menerima reses Anggota DPRD Kalteng Abdul Hafid.

SAMPIT – Palang Merah Indonesia (PMI) (Kotim) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan , khususnya dalam hal transfusi darah. Dalam kegiatan reses yang digelar anggota , Abdul Hafid, pada Senin, 24 Februari 2025, jajaran PMI Kotim menyampaikan berbagai aspirasi untuk menunjang operasional mereka.

Pembina PMI Kotim, dr. Faisal Novendra Cahyanto, mengungkapkan rasa apresiasinya atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa PMI Kotim merupakan satu-satunya Unit Transfusi Darah (UTD) di yang telah mengantongi akreditasi Paripurna, bukti bahwa layanan mereka telah memenuhi standar tertinggi.

Tak hanya memenuhi kebutuhan darah di Kotim, PMI juga berperan penting dalam membantu daerah lain seperti dan Pangkalan Bun.

“PMI Kotim tidak hanya menyediakan darah untuk daerah ini, tetapi juga menjadi tulang punggung bagi wilayah sekitarnya,” ujarnya.

Selain UTD, PMI Kotim memiliki berbagai program lain, seperti layanan transportasi pasien dan pelatihan palang merah di sekolah-sekolah.

Faisal menambahkan bahwa PMI Kotim terus berbenah untuk meningkatkan sarana dan prasarana, termasuk rehabilitasi ruang pelayanan agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Kami berharap ada dukungan dari DPRD Kalteng dan dinas terkait di tingkat provinsi karena tantangan ke depan semakin besar dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala UTD PMI Kotim dr Aldila Tiurmawati Lumban Gaol menyoroti kendala yang dihadapi terutama terkait peralatan yang terbatas dan kapasitas penyimpanan darah yang masih minim.

“Kami berharap adanya dukungan dari pemerintah provinsi dan DPRD Kalteng agar pelayanan dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Kepala Markas PMI Kotim, Muhammad Alexander, juga menyampaikan perlunya perhatian dalam pembinaan relawan di kecamatan-kecamatan, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

baca juga ...  Plt Camat Silaturahmi 62 Rukun Tetangga, di Mana Ya?

“Saat ini, PMI membutuhkan mobil operasional guna menunjang kegiatan di daerah terpencil, saat ini hanya menggunakan ambulans untuk operasional,” ujarnya.

Anggota Dapil Kotim-, Abdul Hafid, menegaskan peran strategis Palang Merah Indonesia (PMI) dalam melayani masyarakat, terutama dalam penyediaan darah dan respons cepat terhadap keadaan darurat.

Dalam resesnya, Abdul Hafid memilih PMI sebagai salah satu tujuan utama untuk menyerap aspirasi dan melihat langsung kebutuhan serta tantangan yang dihadapi. Ia menekankan bahwa dukungan terhadap PMI sangat penting demi memastikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat luas.

“Saya siap mengawal aspirasi ini ke pemerintah provinsi memberikan perhatian lebih kepada PMI Kotim,” kata politisi Partai Amanat ini.

Mantan Ketua Karang Taruna Kalteng ini juga mengapresiasi capaian Akreditasi Paripurna Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kotim dan berharap layanan ini terus berkembang demi kepentingan masyarakat luas.

“Ini bukti PMI terus berkembang menjadi lebih baik. Semangat terus untuk jajaran PMI Kotim dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat,” tutup mantan Ketua PWI ini

(Nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!