SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) membuka Pasar Ramadan 2025 di Taman Kota Sampit, Sabtu 1 Maret 2025, sebagai bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan 1446 Hijriyah.
Waki Bupati Kotim Irawati menyampaikan bahwa berbagai acara telah disiapkan sepanjang bulan suci ini, seperti pasar Ramadan, bazar UMKM, dan bazar kue tradisional. Sedikitnya 115 stand aneka jajanan disiapkan untuk menghadirkan suasana Ramadan yang lebih meriah serta melestarikan kuliner khas daerah sebagai bagian dari budaya lokal.
“Kami berharap makanan yang disajikan di pasar Ramadan selalu dalam kondisi bersih, sehat, dan higienis. Keamanan pangan menjadi perhatian utama agar masyarakat dapat menikmati kuliner dengan nyaman,” ujar Irawati.
Beberapa kue tradisional yang populer saat bulan Ramadan antara lain Kue Bingka, Pepare, Putu Mayang, Serabi, Amparan Tatak, Kekicak, Hintalu Keruang, Lempeng Sagu, Lempeng Kunjui, Cucur, Wadai Cincin, Pais Pisang, Lelampar, Klepon Kunjui, Lempeng Pisang, serta minuman es buah, es campur, es kopyor, minuman segar maupun makanan lezat lainnya tersedia disini.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan pedagang, pemerintah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Secara simbolis, kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan telah diserahkan kepada perwakilan pedagang pasar Ramadan.
“Pemerintah berkomitmen untuk mendukung para pedagang, karena mereka memiliki peran penting dalam perekonomian lokal. Dengan adanya perlindungan sosial ini, kami berharap mereka dapat menjalankan usaha dengan lebih aman dan tenang,” tambah Irawati.
Dengan adanya pasar Ramadan, diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat dalam menjalani ibadah di bulan suci.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Fahrujiansyah, menyampaikan bahwa pasar Ramadan tahun ini diikuti oleh ratusan pedagang yang tersebar di dua lokasi utama.
“Terdapat sekitar 55 tenda dengan 108 pedagang yang berjualan di depan Taman Kota, Jalan S Parman. Selain itu, kurang lebih 60 tenda juga disediakan di Jalan Yos Sudarso dengan berbagai pilihan kue tradisional dan makanan khas Ramadan,” jelasnya. (nardi)












