Pentingnya Peningkatan Kapasitas Pengelola Teknis dalam Implementasi Aksi Konvergensi Penurunan Stunting

IST/BERITA SAMPIT : Pj Bupati , Said Salim.

NANGA BULIK – Penjabat (Pj) Bupati , Said Salim, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pengelola teknis dalam implementasi 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kabupaten tahun 2025.

Langkah ini bertujuan untuk memperkuat intervensi dan memastikan keberlanjutan program dalam menekan angka stunting di daerah tersebut.

Menurut Said, Kabupaten telah menunjukkan progres positif dalam upaya penurunan stunting. Data tahun 2023 mencatat prevalensi stunting di turun menjadi 13,2%, berkat penerapan intervensi spesifik dan sensitif yang telah dilakukan secara optimal oleh pemerintah daerah.

8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting yang dimaksud mencakup serangkaian tahapan strategis, mulai dari analisis situasi, penyusunan rencana kerja, rembuk stunting, hingga pemantauan dan evaluasi program.

Dalam acara peningkatan kapasitas pengelola teknis, Said menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan aksi ini.

“Saya berharap kita semua yang hadir dapat berkomitmen dalam pelaporan 8 Aksi Konvergensi, monitoring, dan pengisian web aksi Bina Bangda, sehingga dapat berjalan sesuai petunjuk teknis yang ada,” ujar Said, Senin 3 Maret 2025.

Pemkab juga berfokus pada berbagai upaya konkret di lapangan, seperti Peningkatan akses layanan ibu dan anak, Pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil, pola asuh dan sanitasi yang lebih baik, Optimalisasi peran kader posyandu dan tenaga .

Bupati berharap dengan koordinasi yang lebih baik dan peningkatan kapasitas teknis para pengelola program, angka stunting di Kabupaten dapat terus ditekan dan target penurunan di tahun 2025 bisa tercapai. (andre)

baca juga ...  Harga Dexlite Naik Picu Kelangkaan Solar Subsidi di Bulik
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!