PALANGKA RAYA – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Diplan, berharap Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang baru dilantik dapat memberikan perhatian lebih terhadap sektor pendidikan dan kesejahteraan guru. Menurutnya, pendidikan masih menghadapi banyak tantangan di daerah ini yang perlu segera dibenahi.
“Harapan kita dari PGRI Kalteng, kedepannya Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng yang baru bisa memajukan provinsi kita ini secara umum, terutama dalam bidang pendidikan, karena masih banyak ya harus diperbaiki ” ujar Diplan di Rujab Gubernur Kalteng, Selasa 4 Maret 2025.
Menurut Diplan, salah satu sorotan utama PGRI Kalteng adalah kondisi para guru, khususnya guru honorer yang belum memiliki sertifikasi. “Banyak guru honorer yang perlu perhatian lebih, begitu juga dengan guru-guru yang belum memiliki sertifikasi,” kata Diplan.
Ia menambahkan bahwa di berbagai pelosok Kalimantan Tengah masih banyak guru yang belum berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya mencari regulasi yang tepat agar mereka mendapatkan kehidupan yang layak, terutama bagi mereka yang sudah lama mengabdi.
Dengan kepemimpinan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, Diplan berharap program-program peningkatan kesejahteraan guru, seperti Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) dan insentif tambahan lainnya, dapat segera direalisasikan.
Diplan meyakini bahwa dukungan dari Dinas Pendidikan serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng program prioritasnya, pendidikan di provinsi ini akan semakin maju.
“Saya yakin dengan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, program-program pendidikan pasti akan diperhatikan dengan baik, serta kesejahteraan guru juga akan mendapat perhatian serius. Kami berharap program-program yang baik dapat mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(Syauqi)












