PALANGKA RAYA – Sebanyak 500 paket sembako gratis dibagikan kepada masyarakat dalam rangka pembukaan National Halal Fair 2025 di Palangka Raya, Kamis 6 Maret 2025.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, mengatakan bahwa pembagian sembako ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah kepada masyarakat.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama dalam menyambut bulan Ramadan,” ungkapnya.
Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan makanan lainnya.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat agar mereka dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman dan tenang.
Selain pembagian sembako, National Halal Fair 2025 juga menghadirkan bazar dengan harga terjangkau untuk masyarakat.
Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan solidaritas sosial.
“Kepedulian sosial harus terus kita tingkatkan. Semoga bantuan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus mendorong program ekonomi berbasis syariah, dengan memberikan dukungan kepada pelaku usaha halal di daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa produk-produk halal dapat diakses oleh masyarakat luas dengan harga yang terjangkau,” tambah Agustiar.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalteng berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gaya hidup halal dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.
“Semoga Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua, dan National Halal Fair dapat menjadi ajang yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Gubernur Agustiar.
Diketahui, kegiatan National Halal Hair bertempat di Jalan Brigjend Katamso, Palangka Raya, menghadirkan 76 tenant yang terdiri dari pelaku usaha kuliner, fashion muslim, serta berbagai produk halal lainnya. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 20 Maret 2025.
(Sya'ban)












