SAMPIT – Sopir truk tangki berinisial Wk yang ditemukan oleh istrinya meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara menggantungkan tali di lehernya diduga karena masalah rumah tangga.
Menurut warga bernama Iwan, bahwa sang istri saat itu sesang beribadah di sebuah Gereja di Jalan S Parman, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur pada Rabu 5 Maret 2025.
Saat itu sekitar pukul 18.30 WIB sang istri menerima pesan dari suaminya memberitahu bahwa dirinya akan bunuh diri dan mengirim foto tali kepada istrinya via Whatsapp.
“Saat menerima pesan itu istrinya langsung memesan ojek online menuju rumahnya di salah satu perumahan Jalan Soekarno,” beber Iwan.
Permasalahan rumah tangga yang mereka alami diduga karena masalah asmara, saat itu sang istri berusaha menenangkan suaminya namun entah mengapa suaminya nekat mengakhiri hidupnya.
“Saat itu istrinya meminta ojol untuk cepat sampai ke rumah, namun sesampainya di rumah korban telah ditemukan sekarat dengan posisi menggantung di dalam rumah,” katanya.
Melihat itu, istrinya lantas histeris dan memanggil warga dibantu pengemudi ojek online melepskan tali yang menjerat leher korban, korban juga sempat diberikan pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit.
Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan hingga meninggal dunia dan langsung dibawa ke Pangkalan Lada untuk segera dimakamkan.
(Jimmy)












