Puruk Cahu – Dalam rangkaian kegiatan reses anggota DPRD Murung Raya yang berlangsung sejak 11 hingga 16 Maret 2025, Fredrich Dominggus Yoga, S.H., menyambangi tiga desa di daerah pemilihannya: Desa Dirung, Desa Malasan, dan Desa Muara Untu. Reses ini menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, terutama terkait kebutuhan mendesak yang selama ini belum terakomodasi.
“Tujuan utama reses ini adalah menyerap aspirasi masyarakat, mulai dari kebutuhan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga ekonomi,” ujar Yoga saat berdialog dengan warga.
Di Desa Dirung, Kepala Desa Lapstori mengungkapkan sejumlah kebutuhan prioritas, salah satunya adalah perbaikan akses jalan sepanjang 4 kilometer dari jalan provinsi menuju desa, serta jalan penghubung antar desa sejauh 50 meter. Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan tidak tersedianya tandon air, buruknya jaringan komunikasi, dan kondisi bangunan TK yang sudah tidak layak pakai sejak dibangun tahun 2010.
Sementara itu, di Desa Malasan, Pj Kades menyampaikan persoalan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang rusak akibat banjir dan belum bisa difungsikan karena belum dilengkapi peralatan medis. Warga juga mengharapkan penambahan ruang kelas SD, karena saat ini hanya tersedia dua ruangan untuk enam kelas.
Adapun di Desa Muara Untu, usulan yang mencuat adalah perbaikan gedung yang atapnya bocor, yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Fredrich Dominggus Yoga menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga. Ia juga berencana mengundang perwakilan dari masing-masing desa untuk memaparkan langsung hasil reses kepada pihak terkait.
“Semua usulan kami tampung dan akan dikawal sampai tuntas. Mana yang paling mendesak dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, itu yang akan kita dorong sebagai prioritas utama,” tegas Yoga.












