SAMPIT – Adzan Maghrib sebagai tanda berbuka puasa belum berkumandang, namun sejumlah jamaah yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa sudah berkumpul di dalam Masjid Madinatul Al Mubaraqah, di jalan Ahmad Yani kawasan Pelabuhan Sampit, Jumat 14 Maret 2025.
Selain untuk sholat Maghrib berjemaah, kehadiran mereka juga ingin menikmati sajian menu buka puasa berupa bubur sup yang terkenal nikmat dan lezat.
Salah seorang pengurus Yayasan Masjid Madinatul Al Mubaraqah, H. Supiani mengatakan untuk persediaan buka puasa ini pihak takmir masjid menyediakan puluhan porsi bubur sup.
“Setiap harinya kami sediakan puluhan porsi bubur sup. Namun terkadang menu berbuka bisa berganti dengan nasi dan lauk jika ada dermawan yang ingin berbagi melalui kami disini,” ucapnya.
Beberapa jamaah mengungkapkan, selain sholat Maghrib berjemaah mereka sengaja datang berbuka puasa dengan bubur sup yang diakuinya sangat nikmat.
“Kebetulan tadi bersama keluarga ngabuburit di Ikon Jelawat. Sekalian buka dan sholat maghrib,” ucap anto, salah seorang jemaah.
Sementara Badun, salah seorang pemudik yang akan berangkat menuju pulau mengungkapkan sangat bersyukur dapat menikmati buka puasa di masjid yang dikenal dengan sebutan Masjid Kota.
“Rencana kami bersama teman-teman ingin mudik besok. Kami nginap di sekitar pelabuhan. Kebetulan dekat masjid, ya kami buka disini,” ucapnya.
Menurut cerita, tradisi menyantap bubur sup saat bulan puasa sudah dilakukan sejak masjid yang dulunya masih berupa mushola yang didirikan oleh seorang saudagar asal Martapura Kalimantan Selatan. Adapun dana untuk membuat bubur sup selain dari kas masjid, juga diperoleh dari donator dan sumbangan masyarakat, khususnya jamaah dan pedagang di sekitar masjid kota. (BS65)












