PALANGKA RAYA – Kabar gembira bagi masyarakat Kalimantan Tengah! Gubernur H. Agustiar Sabran memastikan bahwa pendidikan gratis, dari sekolah hingga perguruan tinggi, kini bukan sekadar wacana, tetapi kenyataan.
Langkah berani ini bertujuan mencetak generasi muda yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Dengan program ini, setiap anak Kalteng memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya.
“Pendidikan adalah kunci bagi masa depan generasi muda Kalimantan Tengah. Mereka harus menjadi tuan di tanah kelahirannya sendiri,” ujar Gubernur dalam pertemuan di Kantor Gubernur, Palangka Raya, belum lama ini.
Gubernur menekankan bahwa pendidikan tidak boleh menjadi beban bagi masyarakat. Oleh karena itu, program ini akan segera diwujudkan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan kesiapan pihaknya dalam menjalankan visi-misi tersebut.
“Tidak ada visi-misi kepala dinas, yang ada hanya visi-misi Gubernur untuk menciptakan Kalteng Berkah dan Kalteng Maju demi Indonesia Emas 2045,” katanya.
Menurutnya, program pendidikan gratis ini tidak hanya berfokus pada aksesibilitas, tetapi juga efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraannya.
Pemerintah ingin memastikan bahwa kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kalteng, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.
Selain itu, sistem pendidikan di Kalteng juga akan semakin terintegrasi. Reza menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan menyatukan berbagai program bantuan pendidikan yang sebelumnya terpisah dalam satu sistem yang lebih efektif.
“Kita tidak lagi menggunakan sistem yang terpisah-pisah. Misalnya, kartu bantuan pendidikan yang dulu berbeda-beda kini akan disatukan dalam satu kebijakan, yaitu Kartu Huma Betang,” jelasnya.
Dengan langkah ini, diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga meningkatkan kualitas pembelajaran agar para lulusan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
“Generasi muda Kalteng harus siap bersaing di masa depan. Pendidikan yang maju dan berkualitas adalah kunci dalam membangun daerah dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pungkas Reza.
Program sekolah dan kuliah gratis ini menjadi tonggak penting dalam membangun SDM unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan nasionalisme yang kuat.
(Sya'ban)












