NANGA BULIK – Suasana malam minggu di Nanga Bulik mendadak mencekam ketika Tim Patroli Samantha bersama Satlantas Polres Lamandau menggerebek aksi balap liar yang diduga dibumbui praktik perjudian.
Sebanyak 30 pemuda langsung digelandang ke Polres Lamandau setelah kedapatan memacu kendaraan secara ugal-ugalan di jalanan kota. Tak hanya mengganggu ketertiban, para pelaku juga diduga mempertaruhkan uang dalam ajang balapan ilegal tersebut.
Kapolres Lamandau, AKBP Bronto Budiyono, mengungkapkan bahwa operasi ini digelar sebagai respons atas keluhan warga yang geram dengan kebut-kebutan dan suara bising di tengah malam.
“Ada kurang lebih 30 pemuda yang diamankan tim gabungan. Mereka didata, diberikan pembinaan, dan diedukasi karena sudah membuat gaduh serta meresahkan masyarakat,” kata AKBP Bronto Budiyono. Saptu, 16 Maret 2025 tadi malam.
Dalam unggahan media sosial Polres Lamandau, terlihat para pemuda itu mendorong motor mereka menuju kantor polisi.
Semua kendaraan yang terlibat dalam aksi balap liar juga diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah mendapat pembinaan, para pemuda tersebut diperbolehkan pulang dengan peringatan keras.
Bronto mengimbau masyarakat agar melaporkan jika menemukan aktivitas serupa yang membahayakan keselamatan di jalan raya.
(Andre)












