PALANGKA RAYA – Dalam upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, memimpin apel siaga karhutla di Daops Manggala Agni, Palangka Raya, pada Kamis 20 Maret 2025.
Dalam arahannya, Menteri Kehutanan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap menghadapi ancaman karhutla dengan langkah-langkah pencegahan dan penanganan maksimal.
“Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk melindungi lingkungan dan mencegah dampak buruk kebakaran hutan,”ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk mengerahkan unit pemadam khusus untuk menangani kebakaran hutan dan lahan.
“Kami memiliki unit pemadam kebakaran karhutla yang siap dikerahkan kapan pun diperlukan,”tambahnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan Kalimantan Tengah.
“Dengan kesiapsiagaan yang semakin matang, diharapkan potensi kebakaran hutan dapat diminimalkan, sehingga dampak lingkungan dan ekonomi akibat karhutla dapat dicegah,” ungkapnya.(yud)












