PALANGKA RAYA – Rangkaian memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) 2025, Pemprov Kalteng melalui Dinas Kesehatan menggelar kampanye dan edukasi publik selama sebulan penuh guna meningkatkan kesadaran akan bahaya TBC serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan tuntas.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng melalui Kabid P2P, dr. Riza Syahputra, mengatakan, bahwa Indonesia kini berada di posisi kedua tertinggi kasus TBC di dunia setelah India, dengan lebih dari satu juta kasus baru dan 125 ribu kematian setiap tahun.
“TBC bukan hanya masalah kesehatan, tapi juga berdampak sosial, psikologis, dan ekonomi. Kampanye digital, media sosial, dan videotron di Palangka Raya kami lakukan untuk meningkatkan kesadaran,”ucapnya.
Sementara itu, Corporate Secretary Bank Kalteng, Rahmawati mengatakan bahwa pihaknya turut mendukung upaya ini, melalui program CSR, menyalurkan bantuan senilai Rp27,57 juta, terdiri dari Rp17,57 juta untuk kegiatan kampanye, dan Rp10 juta untuk pengobatan lima pasien TBC.
“Selain dana, Bank Kalteng juga menyebarkan pesan edukatif melalui videotron di Bundaran Besar. Ini bentuk komitmen kami mendukung eliminasi TBC 2030. Masalah ini perlu ditangani bersama oleh semua pihak,”ungkapnya,” ungkapnya. (yud)












