KUALA KAPUAS – Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mulai menyusun peta jalan pembangunan sektor kesehatan untuk lima tahun ke depan. Bersama tim dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, melaksanakan rapat koordinasi pendampingan penyusunan Rencana Kerja (Renja) dan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Kapuas Tahun 2026-2030 digelar di Aula Hotel Fovere, Jalan Pemuda KM 01, Jumat 18 April 2025.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Jum'atil Fajar, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan. Hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat struktural dan ketua tim kerja di lingkungan Dinkes Kapuas, serta perwakilan tim akademisi dari ULM.
Dalam sambutannya, Jum'atil menyampaikan apresiasi kepada tim ULM atas komitmen dan dukungan ilmiah dalam proses perencanaan strategis tersebut. Ia menegaskan bahwa dokumen perencanaan bukan sekadar kewajiban administratif, namun menjadi pijakan utama dalam pengambilan kebijakan dan pelaksanaan program pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kolaborasi ini penting agar arah pembangunan kesehatan tidak hanya relevan dengan kebutuhan lokal, tapi juga sinkron dengan kebijakan nasional dan dinamika regional,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi memberi nilai tambah signifikan dalam menyusun dokumen yang tidak hanya strategis, tapi juga adaptif dan berorientasi jangka panjang. Ia berharap kegiatan ini mampu menghasilkan strategi yang aplikatif serta berdampak nyata bagi pelayanan kesehatan di Kabupaten Kapuas.
Kegiatan pendampingan ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis data, guna memastikan bahwa Renja dan Renstra Dinkes Kapuas benar-benar merespons tantangan dan peluang yang ada dalam lima tahun ke depan. (ds)












